RENUNGAN REMAJA, 30 JUNI 2020 "TUHAN LEBIH PENTING DARI HAL DUNIAWI"

Bacaan Alkitab: 2 Petrus 3:1-16
Ayat Mas: 2 Petrus 3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

RENUNGAN:
Ada begitu banyak orang di dunia ini yang hidup untuk mendapatkan banyak uang dan sebanyak mungkin barang yang mereka bisa. Beberapa dari kalian telah melihat orang-orang dengan mobil benar-benar mahal dan mewah. Mereka menghabiskan begitu banyak waktu memastikan mobil mereka tampak sempurna dan mereka merasa sangat penting karena mereka memiliki banyak barang yang mahal. 

Tetapi Alkitab mengatakan bahwa suatu hari semua hal itu akan memudar, membusuk, dicuri, atau rusak. Bahkan dalam 2 Petrus 3:10 berkata: Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

Tidak ada gunanya menjadikan barang-barang ini sangat penting karena mereka tidak akan bertahan. Hanya Tuhan-lah yang kekal. Dia adalah Allah yang sejati dan hidup dan tidak ada yang bisa lebih penting daripada-Nya. Beberapa dari kalian berpikir bahwa memiliki sepasang sepatu baru benar-benar penting tapi Tuhan berkata untuk tidak mencintai dunia atau barang-barang dari dunia ini karena hal-hal itu akan berlalu; mereka akan hancur. Beberapa dari kalian suka sekali menonton televisi atau main gadget. Ada begitu banyak orang yang menghabiskan jauh lebih banyak waktu menonton televisi atau main gadget dan sosial media daripada mereka membaca Alkitab atau berdoa kepada Tuhan. Televisi adalah sesuatu yang dapat dengan mudah menjadi lebih penting daripada Tuhan jika kamu terlalu banyak berfokus pada hal itu. Sama seperti sepatu, televisi akhirnya akan lenyap bersama dengan semua hal-hal yang ditunjukkannya. 

Tidak ada yang salah dengan memiliki hal-hal yang baik, tetapi mereka tidak dapat menjadi lebih penting bagimu dibandingkan Tuhan. Ketika semua hal di dunia ini hilang atau berakhir dengan kehancuran, Tuhan adalah satu-satunya yang masih akan bertahan - Dia adalah satu-satunya yang benar-benar penting pada akhirnya. Tuhan lebih penting daripada apa pun, sehingga kamu perlu berjuang untuk tetap fokus pada-Nya. ingat juga pesan Rasul Yohanes: Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. (1 Yoh 2:15)

DOA: Tuhan, ajarlah aku menghabiskan waktu lebih banyak untuk Tuhan, daripada untuk hal-hal dunia yang akan binasa ini. Tolong aku, agar bisa mengatur waktuku untuk hal-hal yang kekal dan berguna. Amin.

RENUNGAN REMAJA, 29 JUNI 2020 "TUHAN YANG UTAMA, BUKAN ORANG LAIN"

Bacaan Alkitab: Yohanes 21:1-19
Ayat Mas: Yakobus 4:8a “Mendekatlah kepada Allah , dan Ia akan mendekat kepadamu.”

RENUNGAN:
Ada begitu banyak hal dalam hidupmu yang tampaknya penting dan mereka selalu berjuang untuk berada di tempat pertama. Kamu memiliki teman, keluarga, dan sekolah ... tapi jika saya bertanya kepada hal apakah yang paling penting bagimu, kamu mungkin akan mengatakan Tuhan. "Tuhan adalah yang paling penting dalam hidup saya" 

Jika saya bisa melihat ke dalam hidup kalian dan melihat siapa yang benar-benar di tempat pertama, saya mungkin akan menemukan bahwa Tuhan tidaklah berada di tempat pertama, melainkan orang lain. Banyak dari kalian telah menempatkan orang lain di tempat pertama karena kau peduli tentang apa yang orang katakan dan pikirkan tentangmu, lebih daripada Allah. Banyak dari kalian menghabiskan lebih banyak waktu di sosial media atau facebook, instagram, membaca pesan yang di kirimkan orang lain daripada membaca Alkitab. Kamu membiarkan mereka mengalihkan perhatianmu. Banyak dari kalian tidak akan berani menempatkan lagu-lagu yang menyembah Tuhan dalam iPodmu/tabmu/hpmu karena kamu tidak ingin orang-orang mengolok-olokmu. 

Kamu membiarkan orang mengambil tempat pertama, tetapi Alkitab mengatakan bahwa kamu harus mengasihi Tuhan lebih dari apapun - sehingga orang lain harus berada di tempat kedua. Aku tahu bahwa hal ini akan sulit - kamu ingin menghabiskan waktu dengan teman-temanmu, tetapi kamu tahu bahwa kamu harus mengambil waktu khusus untuk membaca Alkitab. Alkitab mengatakan ketika Kau mendekat kepada Allah, maka Ia akan mendekat padamu (Yakobus 4: 8). Dia ingin menjadi dekat denganmu, Dia ingin mengurusmu, tetapi untuk bisa melakukan itu Dia harus berada di tempat pertama. Jadi tidak peduli apa yang kamu lalui, tidak peduli seberapa keras kamu harus berjuang - tetap fokus pada Tuhan karena Tuhan lebih penting daripada berfokus pada orang.

DOA: Tuhan teruslah mengajariku bagaimana aku harus mengutamakan Engkau dalam hidupku, bukan orang lain, bukan benda-benda dan hobiku. Aku ingin lebih dekat kepadaMu agar Engkaupun mendekat kepadaku. Amin

RENUNGAN REMAJA, 28 JUNI 2020 "MENELADANI MARIA: JADIKAN TUHAN YANG UTAMA"

Bacaan Alkitab:
Lukas 10:38-42
Ayat Mas: 1 Yohanes 2:15: “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.”

RENUNGAN:
Dapatkah kamu membayangkan, mendengar seseorang mengetuk pintu rumahmu dan ketika kamu membukanya Yesus berdiri di sana, mau masuk? Menakjubkan bukan. Aku tidak tahu apa yang akan kalian lakukan, tetapi kalau itu aku, aku akan senang sekali dan akan meletakkan semuanya yang sedang kukerjakan dan menghabiskan waktu dengan Dia. 

Sebenarnya, situasi seperti ini pernah terjadi ketika Yesus masih di bumi. Satu hari Yesus dan Murid-muridnya berkunjung ke rumah Martha. Yesus datang dan menyapa mereka. "Martha! Maria! Senang sekali bertemu dengan kalian lagi."

"Tuhan, senang melihatmu lagi! Masuklah dan anggaplah rumah-Mu sendiri," kata Martha. 

Tidak setiap hari Yesus datang dan mampir untuk makan malam di rumah mereka, itu adalah kejadian khusus. Saya tidak dapat membayangkan ada hal lain yang lebih penting dari hal itu. Alkitab berkata  bahwa Maria duduk di bawah kaki Yesus dan mendengarkan setiap perkataan yang Dia katakan. Tetapi bagaimana dengan Martha? Dimana dia sementara semua orang menghabiskan waktu dengan Yesus? 

Alkitab berkata bahwa dia teralihkan dengan semua persiapan yang harus dibuat. Secara harafiah itu berarti dia di tarik menjauh dari kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama Yesus karena semua hal yang harus dilakukan. Memasak dan bersih-bersih lebih penting baginya daripada menghabiskan waktu bersama Yesus. Bagaimana itu bisa terjadi? 

Mungkin kamu berpikir bahwa semua itu tidak begitu penting dan semua itu tidak lebih penting daripada Yesus, tetapi ijinkan saya bertanya – betapa mudahnya kamu teralihkan dan ditarik menjauh dari hal-hal yang tidak terlalu penting juga? Seperti TV, latihan sepak bola, les karate – mereka menjadi lebih penting bagimu daripada Tuhan. Lebih penting bagi kalian untuk pergi ke latihan sepak bola pada hari Minggu daripada ke Sekolah Minggu, lebih penting bagi kalian untuk bermain di luar daripada membaca Alkitabmu. Nah semau hal ini bisa menjadi penting buat kalian, tetapi mereka tidak boleh menjadi lebih penting daripada Tuhan. Tidak ada yang lebih penting daripada Tuhan. Seperti yang kamu lihat, sangatlah mudah untuk teralihkan oleh semua hal ini, sama seperti Martha. 

Dan sesungguhnya Martha menjadi kesal karena Maria tidak membantunya dengan semua persiapan yang ada, jadi dia mendatangi Yesus dan menggerutu. Martha terlihat stress dan kuatir – dia berjalan menghampiri Yesus dengan sebuah panci dan sendok di tangannya, lalu berkata "Tuhan, tidak kah Kau peduli bahwa adikku membiarkan aku melakukan semua pekerjaan ini sendir? Suruhlah dia membantuku! 

Yesus berdiri dan berkata,"Martha, Martha, kau menyusahkan dirimu dan kuatir tentang banyak hal, tetapi hanya satu hal yang penting, Maria sudah memilih yang terbaik, dan itu tidak akan diambil daripadanya.

Yesus berkata hal yang sama kepadamu – pilih apa yang lebih penting. Lebih baik ada di rumah Tuhan daripada di jalanan bergaul dengan teman-temanmu. Adalah lebih baik untuk berbicara dengan Tuhan dari pada berbicara di telepon dengan teman-temanmu. Tuhan lebih penting dari apapun juga. Jangan menjadi seperti Martha dan teralihkan, jadilah seperti Maria – berjuanglah untuk tetap berfokus kepada Tuhan.

DOA: Tuhan Yesus, ajari aku agar tetap mengutamakan Tuhan dalam hidupku. Tolong aku agar kesenangan-kesenangan dunia ini, tidak membuatku melupakan Tuhan. Amin.

Renungan Remaja, 27 JUNI 2020 "TUHAN LEBIH PENTING DARI APAPUN"

Bacaan Alkitab: Matius 22:34-40
Ayat Mas: Matius 22: 37-38: “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap pikiramu. Ini adalah hukum yang pertama dan yang terutama.”

RENUNGAN:
Seorang Sersan sedang melatih dua orang prajurit. "Prajurit, sebagai bagian dari pelatihanmu, saya sudah menyiapkan sebuah jalur rintangan untuk kalian jalani. Kamu harus menyeberangi papan, berlari menuruni tangga dan melompati rintangan, memanjat jaring dan melompati tonggak-tonggak kayu sampai akhirnya berenang menyeberangi kolam. Tujuan utama kalian, adalah untuk mengambil koper yang ada di seberang kolam. Apakah kalian sudah jelas?

"Siap Pak, Jelas, Pak!" seru kedua prajurit itu.
"Kalian harus berjuang untuk tetap fokus pada tugas ini. jangan biarkan apapun menghalangimu untuk menyelesaikan tugas ini. Kalian punya waktu satu menit untuk menyelesaikan tugas ini. Dia mengambil stop watch lalu berseru "Mulai sekarang!"

Prajurit pertama berlari lalu berhenti di puncak anak tangga dan  mengambil sisir dan mulai menyisir rambutnya "Tunggu sebentar, tunggu sebentar! Aku tahu ini benar-benar penting ,tetapi aku lupa untuk menata rambutku tadi pagi. Sekarang, biarkan aku fokus untuk menata rambutku."
"Apa yang kau lakukan? Itu tidak penting saat ini! Ayo cepat, kita kehabisan waktu; kita harus pergi sekarang." seru prajurit kedua. 

Baru berlari sebentar, ia berhenti lagi,"Tunggu, tunggu sebentar! Lihat sepatuku, ada lumpur menempel. Aku harus membersihkan sepatu ini sekarang sebelum kita melanjutkan."
Kembali prajurit 2 berseru,"Itu juga tidak penting ! Dengar, Sersan berkata kepada kita untuk tetap fokus. Hal yang paling penting adalah untuk mendapatkan koper itu dan menyelesaikan misi. Tetaplah fokus!"

Coba perhatikan, prajurit 1 ini sudah kehilangan fokus akan apa yang paling penting . Yang paling penting bukanlah untuk menata rambutnya atau menyemir sepatunya atau semacamnya. Semua hal itu kelihatannya penting baginya untuk saat ini, tetapi itu bukanlah hal yang paling penting. Yang paling penting bagi mereka adalah menyelesaikan misi. Itulah yang harusnya dia fokuskan. 

Sebagai seorang Pasukan Tentara Allah, kamu harus berfokus pada satu hal yang paling penting juga. Hal yang paling penting untuk kita adalah untuk mengasihi Tuhan dan meletakkan Dia sebagai yang pertama di atas apapun dalam hidup kalian. Itulah yang Tuhan perintahkan dan harapkan dari Prajurit-Nya. Lihat pada ayat mas kita hari ini dalam Matius 22: 37-38: “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap pikiramu. Ini adalah hukum yang pertama dan yang terutama.”   

Kamu mungkin memiliki banyak hal yang penting bagimu, dan itu boleh saja, tetapi semua itu tidak boleh lebih penting dari pada Tuhan. Misalnya, kamu bolos sekolah minggu karena mereka berpikir lebih penting untuk menata rambut dan mengecat kuku dibandingkan mengenal Tuhan. Saya mengenal anak-anak pria yang akan tinggal di rumah dan menonton film kartun karena mereka berpikir bahwa hal itu lebih penting daripada belajar Firman Tuhan di Sekolah Minggu. 

Tetapi mereka salah. Betapapun pentingnya semua hal itu, tidak boleh lebih penting bagimu dibandingkan Tuhan. Tetapi di situlah peperangan itu dimulai karena itu adalah peperangan untuk tetap berfokus kepada Dia ketika semua hal lain nampak begitu penting bagimu. Tuhan lebih penting dari apapun juga. Dia lebih penting dari handphone, tablet, TV atau benda-benda apapun. Dia lebih penting dari orang lain. Dia lebih penting bahkan dari dirimu sendiri.

DOA: Tuhan, ajar aku mengutamakan Engkau lebih dari apapun yang ada di dunia. Aku rindu mengenalMu lebih dekat lagi. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

RENUNGAN ANAK - SERI MENGASIHI

TELADAN TUHAN YESUS


Ayat Emas : “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Ef. 4:32)

RENUNGAN:
Pada waktu Tuhan Yesus berdoa untuk para murid-Nya, Dia berdoa supaya semua orang yang percaya kepada-Nya, hidup saling mengasihi. Sebab pada waktu kita saling mengasihi, dunia akan tahu bahwa kita ini murid-murid Tuhan Yesus.

Rasul Paulus memberitahukan kepada kita bahwa orang yang mengasihi itu pasti akan berlaku ramah kepada semua orang, dan mau mengampuni jika ada seseorang yang bersalah.
Rani merasa marah pada Ben karena mengingkari janjinya datang ke rumahnya, untuk belajar kelompok. Esok harinya Rani baru tahu, kalau alasan Ben tidak ke rumahnya karena ia harus menjaga ibunya yang sakit di rumah sakit. Rani merasa kasihan pada Ben dan ia mau mengampuni kesalahan Ben. Bahkan sore itu, akhirnya Rani dan teman-teman sekelasnya, mengunjungi ibu Ben di rumah sakit.

Kamu juga bisa menjadi berkat bagi teman-temanmu, saat kamu mau ramah terhadap mereka.

Doa:
Tuhan Yesus, ampuni aku, jika selama ini sering bersungut-sungut. Aku mau mengikut teladan-Mu. Amin.
#renunganharian #renungananak #renunganracil #rajawalikecil #kakyudi_racil

RENUNGAN ANAK - SERI MENGASIHI

BUKTI KASIH


Ayat Emas : “Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” (Yoh. 21:17)

RENUNGAN:
Apakah Mama kamu pernah marah karena kamarmu yang berantakan? Mengomel panjang lebar tentang rumah yang berantakan, karena kamu dan saudara-saudaramu? Kayaknya semua Mama di dunia seperti itu deh…

Apakah kamu sayang Mama dan Papamu? Pasti kan.. Tahu gak, rasa sayang itu gak bisa hanya disimpan di hati dan diucapkan di mulut. Tapi harus dibuktikan lewat perbuatan. Petrus saja gak bisa cuma ngomong sayang. Tuhan Yesus menuntut Petrus memperlihatkannya dengan menggembalakan domba-Nya.

Setidaknya, buatlah kamarmu bersih, tidak berantakan di rumah. Caranya gampang sekali kok. *TEMPATKAN SEMUA BARANG PADA TEMPATNYA.* Sepatu, tas sekolah, piring bekas makan, baju kotor dan sebagainya. Percayalah, jika rumah rapi dan bersih, orang tuamu akan senang. Itu akan membuat orang tuamu merasa bahwa kamu sayang pada mereka. Coba Lakukan ya! Kamu pasti bisa…

Doa:
Tuhan Yesus, aku mau menjadi berkat untuk orang tuaku. Terus ingatkan aku, jika aku melakukan kesalahan yang menyedihkan mereka. Amin.

#renungananak #renunganharian #kakyudi_racil #rajawalikecil #renunganracil

RENUNGAN ANAK - SERI MENGASIHI

SUNGGUH SAYANG


Ayat Emas : “Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” (I Yoh. 3:18)

*RENUNGAN:*
Suatu hari mama bertanya, “Ben.., Kalau kamu sayang sama Mama, kenapa kamu kok nggak menuruti perintah Mama?”

Pertanyaan yang sama juga coba tanyakan pada dirimu sendiri. Kalau kamu mengaku sayang pada orang tuamu, apa yang bisa kamu berikan untuk bukti sayangmu?
Tuhan Yesus juga pernah bertanya hal yang sama kepada Petrus. “Simon, apakah kamu mengasihi Aku?” Tanya Tuhan Yesus. Sebagai bukti kalau Rasul Petrus mengasihi Tuhan, Tuhan Yesus meminta Petrus menggembalakan domba-Nya.

Untuk kita, domba berarti adalah orang yang diberikan Tuhan Yesus menjadi tanggung jawab kita, misalnya teman atau adik.

Christo selalu menelepon Tommy untuk pergi ke gereja setiap hari Minggu dan tidak lupa memberikan renungan harian. Christo juga berdoa untuk Tommy. Itu artinya Christo sedang menggembalakan Tommy.kalau kamu mengaku sungguh-sungguh sayang sama Tuhan Yesus, ayo lakukan sesuatu untuk membuktikannya..

Doa:
Roh Kudus, tolong bimbing aku untuk mengasihi Tuhan Yesus, tidak hanya dengan perkataan tapi dengan perbuatan yang nyata, sehingga Tuhan Yesus senang. Amin.
#rajawalikecil #kakyudi_racil #renunganharian #renungananak #renunganracil

RENUNGAN ANAK - SERI MENGASIHI

AKU SAYANG PAPA MAMA

Ayat Emas: “Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku. ” (Mzm. 27:10)

RENUNGAN:
Seminggu ini, Kevin dan Gloria ditinggal di rumah, hanya dengan seorang pembantu oleh Papa dan Mama mereka. Orang-tua mereka ada urusan bisnis di luar negeri.

Hari-hari pertama mereka senang, karena mereka tidak harus belajar dan merapikan kamar. Tapi pada hari ke empat, mereka mulai merasa kesepian. Saat memasuki kamar Papa Mama, mereka merasa rindu dan sedih.

Apakah kamu pernah ditinggal orang-tuamu untuk beberapa saat ? Apa yang kamu rasakan ? Tidak enak, bukan. Itu namanya kamu membutuhkan dan menyayangi orang-tuamu. Apakah kamu pernah mengatakan pada mereka kalau kamu menyayangi mereka ? Saat kamu mengatakan bahwa kamu menyayangi mereka, pasti hati orang-tuamu akan terharu dan sangat senang. Cobalah mengatakannya hari ini….

Doa:
Bapa di surga, aku bersyukur untuk Papa dan Mama yang menyayangiku. Tolong aku untuk menjadi anak yang taat pada mereka. Amin.
#renunganharian #renungananak #renunganracil #rajawalikecil #kakyudi_racil

RENUNGAN ANAK - SERI MENGASIHI

MENGASIHI ORANG TUA

Ayat Emas : Mazmur 27:10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

RENUNGAN :
Beberapa hari belakangan ini, Koko sering terlihat murung dan melamun. Teman-temannya di Panti Asuhan jadi sangat prihatin kepadanya, karena dia jarang makan. Pikiran Koko terus terganggu akan keberadaan orangtuanya. Dia ingin tahu siapa orangtua kandungnya.

“Bu, siapa orangtuaku sebenarnya,” tanya Koko pada Ibu Kepala Panti Asuhan.
“Untuk apa kamu tahu, Ko? Lihat teman-temanmu yang lain mereka tidak menanyakan hal itu,” ucap Ibu Panti dengan heran.

“Aku cuma ingin tahu Bu. Mengapa mereka tega membuang aku… Mengapa mereka tidak mengasihi aku? Apa salahku Bu…” ucap Koko dalam isak tangisnya.

“Ko, ingatlah,… apa pun keadaan orang tuamu, siapapun dia, kamu harus tetap mengasihi dan menghormati mereka. Karena mereka sudah melahirkan kamu. Mereka pasti punya alasan kenapa harus menitipkan kamu di sini. Kamu juga harus ingat bahwa Tuhan Yesus sangat sayang kepadamu.” Mazmur 27:10 berkata
Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku. Jadi tidak perlu lagi bertanya mengapa tapi tanyalah Tuhan apa rencana Tuhan buat hidupmu.”

Nah adik-adik, Apapun keadaanmu, kamu harus tetap mengasihi, menghormati dan mendoakan orangtuamu, karena itu perintah Tuhan Yesus. kamu mau melakukannya bukan?

Doa:
Tuhan Yesus, terimakasih buat kasih-Mu kepadaku. Ajar aku mengasihi kedua orangtuaku, apapun keadaaan mereka. Aku mau mengasihinya, amin.
#rajawalikecil #renunganharian #renungananak #kakyudi_racil #renunganracil

RENUNGAN ANAK - SERI MENGASIHI

SEPERTI STEFANUS

Ayat Emas “Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak. ” (Kis. 6:8)

RENUNGAN:
Stefanus adalah seorang yang penuh kasih karunia dan iman. Ia sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yesus, sehingga terpilih dan dipercaya untuk melayani Tuhan melalui pelayanan kepada orang-orang miskin dan para janda.
Stefanus menjadi berkat bagi banyak orang. Dalam hidup dan pelayanannya, Stefanus dikaruniai Tuhan untuk mengadakan tanda-tanda mukjizat di antara orang banyak.
Sekarang ini tak banyak orang seperti stefanus, yang penuh kasih karunia dan iman, serta berani mewartakan kasih Tuhan di antara banyak orang. Jika kamu ingin seperti Stefanus, maka kamu harus bersungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Jika Tuhan berkenan maka Ia akan mengaruniakan kasih karunia kepadamu. Teruslah percaya dan menjadi jalan berkat Tuhan bagi sesama di sekitarmu.

Ucapkan kalimat berikut beberapa kali dengan bersunguh-sungguh!
*Aku mau mengasihi Tuhan Yesus dengan bersungguh-sungguh. Aku mau mengasihi sesamaku dengan kasih nyata*

Doaku:
Tuhan Yesus, aku mau belajar mengasihi Tuhan dengan sepenuh hatiku. Tolong aku juga untuk mengasihi sesamaku. Amin.
#renungananak #renunganharian #renunganracil #rajawalikecil #kakyudi_racil

Followers