PELAYANAN ANAK PASCA PANDEMI BATCH 3

 

Angkatan II ternyata sudah FULL juga. Karena peminat banyak, DIBUKA ANGKATAN III

TETAP FREE !!!
12 Seri dasar pelayanan anak dan pengembangannya. Mempersiapkan Trainer2 Baru untuk Gereja Lokal. Difasilitasi dengan materi2 training, konsultasi dan bimbingan sampai siap mandiri menjadi trainer di gereja lokal dan daerah dimana trainer dipakai Tuhan dalam pelayanannya...
INTERDENOMINASI....
Silahkan yang mau daftar melalui link ini

PELAYANAN ANAK TIRI ????

 

Disadari atau tidak, acapkali pelayanan terhadap anak-anak ini menjadi pelayanan “anak tiri” atau menjadi pelayanan sambilan dan kurang mendapat perhatian penuh. Dari pengalaman selama 30 tahun saya melayani anak-anak, hanya ada beberapa gereja yang sungguh-sungguh memperhatikan pelayanan kepada anak-anak. Mengapa hal ini bisa terjadi? Pelayanan kepada anak sering diabaikan karena dianggap tidak mendatangkan ‘devisa’ bagi gereja. Pelayanan kepada anak membutuhkan banyak biaya, seperti untuk konsumsi, alat peraga dan berbagai acara khusus yang memerlukan biaya besar, sementara pemasukan hampir tidak ada. (berapa sih persembahan sekolah minggu??)

Pernahkah Saudara berpikir, bagaimana pandangan Tuhan terhadap anak-anak? Tuhan menaruh perhatian yang besar terhadap anak-anak (baca: Mat 18:5, 18:10). Bahkan Ia memberikan perintah khusus agar anak-anak diberi pengajaran. Salah satu perintah itu terdapat dalam Amsal 22:6 yang berbunyi: “Didiklah anak muda menurut jalan yang patut baginya maka pada masa tuanya pun, ia tidak akan menyimpang daripada jalan itu.” Ini menunjukkan bahwa mengajar dan mendidik anak adalah investasi yang sangat diperlukan agar kelak anak tetap dalam Tuhan dan tidak meninggalkan Tuhan. Jika ini tidak diperhatikan sejak dini, maka jangan heran bila kemudian gereja ditinggalkan, anak-anak merasa nggak perlu mengenal Tuhan, bahkan berpindah iman.
VISI PELAYANAN ANAK
Tahun 1999, ketika pulang dari melayani KKR anak, Tuhan berbicara kepada saya saat saya berada dalam bus. Saat saya melihat anak-anak jalanan, hidup tanpa pengharapan dan tidak mengenal Juruselamat. Tuhan panggil saya untuk mengkhususkan diri dalam pelayanan ini. Menjangkau jiwa anak-anak.
Tahun 2009 Tuhan beri saya sebuah visi baru: ada sebuah pintu besar yang gelap dan di depan pintu itu ada satu mahluk besar. Ia membuka pintu itu dan terciumlah bau belerang. Lalu ia berseru “Keluar!” Maka jutaan mahluk-mahluk kecil, jorok, bersayap kelelawar, dan mengeluarkan sumpah serapah tiada henti, terbang ke segala penjuru bumi. Ia masuk ke rumah-rumah, termasuk rumah orang Kristen. Tak lama terlihat kekacauan di seluruh bumi. Hampir dari semua rumah terdengar pertengkaran, lalu disusul anak-anak yang keluar meninggalkan rumah dengan marah, memaki, lesu, terluka…Visi ini ditutup dengan sebuah ayat dalam Maleakhi 4:5-6, yang diberikan pada saya. Saudara pasti bisa menafsirkan visi ini dengan mudah.
Tahun 2010, ketika selesai mengadakan KKR Pemulihan Anak dan Orang Tua di Pekan Baru, saya mendapat visi lagi: Adabarisan anak-anak yang jumlahnya sangat banyak sedang antri menuju ke satu tujuan. Saat saya melihat kemana mereka menuju, ternyata jurang dengan lautan api yang menyala-nyala. Tak lama ada mahluk-mahluk jelek yang kasar dan galak menyeret, memukuli dan menyiksa anak-anak itu dan mereka membawa anak-anak itu menuju kebinasaan. Saya menangis, Tuhan apa yang bisa saya lakukan? Tuhan menjawab,”Kenalkan mereka pada Yesus Kristus.”
Saya bagikan Visi ini, agar kita semua tahu, bahwa pelayanan anak itu penting. Anak-anak menjadi target mangsa iblis di hari-hari terakhir ini. Ada anak-anak yang terluka yang akhirnya “melarikan diri” pada minuman keras, napza, free sex, bahkan LGBT. Ada juga anak-anak yang apatis, depresi dan akhirnya bunuh diri. Masihkah kita menutup mata pada pelayanan anak? Ayo maju bersama, tetap semangat menangkan jiwa anak-anak sebanyak-banyaknya. Rebut mereka dari cengkeraman dan tipuan si iblis. GBU All

NGAKUNYA GURU SEKOLAH MINGU, TAPI....

Ngakunya guru sekolah minggu, tapi hpnya isinya nggak ada lagu sekolah minggu, malah lagunya Katty Perry, Bruno Mars, dan sejenisnya...

Ngakunya guru sekolah minggu, tapi bacaannya novel dewasa, ya mbok mbaca buku-buku tentang anak, atau novel-novel semacam Toto Chan, Sheila, dan sejenisnya yang membuka wawasan bagaimana menghadapi anak-anak, terutama yang "unik"
Ngakunya guru sekolah minggu, tapi nggak pernah baca Alkitab, nggak pernah ngapalin ayat...lha kalo minggu maksa2 anak supaya baca Alkitab dan hapal ayat, piye to???
Ngakunya guru sekolah minggu, tapi lagu sekolah minggu cuma bisa happy ya ya ya, sama kingkong badannya besar...emang nggak ada lagu yang lain?
Ngakunya guru sekolah minggu, tapi nggak pernah persiapan sebagaimana guru yang profesional, mau ngajar baru baca sabtu malam atau malah minggu pagi, kebangetan ya...
Ngakunya guru sekolah minggu, tapi sama anak-anak nggak 'care' malah suka marah-marah, eh ada juga loh yang pakai nyubit, hmmmm
Ngakunya guru sekolah minggu, tapi tontonannya Utaran, Anak Jalanan, dan sejenisnya...pertanyaannya dapat pelajaran apa dari situ ya???
Ngakunya guru sekolah minggu, ngajari anak-anak bohong itu dosa, marah itu dosa, nakal itu dosa, bertengkar itu dosa, ngambek itu dosa..lah, sendirinya ada beda pendapat sama temen guru, ditegur sama ketua, ngambek...nggak ngajar lagi, malah ada yang nggak mau ke greja lagi loh...terus apa yang mau diteladankan pada anak-anak???
Ngakunya guru sekolah minggu, harusnya kita bisa di "Gugu dan di tiRU" (didengarkan dan diikuti ajarannya). Ajaran kita, sikap kita, perkataan kita, kasih kita...bisa selalu diteladani anak-anak yang kita ajar. Mari berubah. Sekolah minggu kita tidak akan berubah, tidak akan mengalami terobosan, tidak akan mengalami penuaian jiwa-jiwa, kalau kita sendiri sebagai gurunya belum berubah atau tidak mau berubah.

 Hayoo siapa yang begitu....BERTOBAT!

😃

AYO BERUBAH!

Saya tak selfie dulu mumpung cuaca cerah hehehe

AKU BANGGA JADI GURU SEKOLAH MINGGU

GURU SEKOLAH MINGGU ITU....

adalah GIBOR (Pahlawan/orang yang memberi dampak) - nya Tuhan

Ia memberi dampak kepada anak-anak yang dia layani
Ia memberi pengaruh kepada anak-anak sehingga anak-anak bisa menjadi berkat di rumah, membawa pemulihan buat mama dan papanya...
Guru sekolah minggu itu adalah rekan bagi orang tua dalam mendidik anak-anak dalam Firman Tuhan dan seringkali malah jadi orang tua rohani karena belum tentu mama papanya mendidik anak anak dalam Firman Tuhan
Guru sekolah minggu itu berdampak besar, meskipun tidak ada yang tahu, bahkan mungkin tidak dikenal. (ada banyak kisah suami istri dipulihkan bukan karena doa pendetanya tapi karena doa anak-anak yang diajar dan dilatih oleh guru sekolah minggunya)
Guru sekolah minggu itu dekat dengan sorga, karena anak-anak yang ia layani memiliki malaikat yang selalu melapor kepada Tuhan (bayangkan kalau punya murid 100, pasti ada 100 malaikat yang akan menceritakan kepada Tuhan tentang si guru sekolah minggu yang baik itu hehehe...)
Guru sekolah minggu itu dekat dengan Yesus, sebab Yesus pernah berkata barangsiapa menyambut anak kecil ini dalam nama-Ku, ia menyambut AKU (YESUS)....jadi ketika guru sekolah minggu menyambut anak-anak, ia sedang menyambut Yesus (minimal seminggu sekali hehehe...)
Guru sekolah minggu itu....
bekerja kreatif
bekerja extramile
terlatih sabar
terbukti penuh kasih kepada anak-anak
tidak mengejar uang, penghargaan dan jabatan
Guru sekolah minggu itu.... (lanjutin ya...)
AKU BANGGA JADI GURU SEKOLAH MINGGU

GURU SEKOLAH MINGGU ITU...

Guru sekolah minggu itu hampir nggak punya duit

Guru sekolah minggu itu hampir nggak punya dukungan dari pejabat gereja
Guru sekolah minggu itu hampir tidak dikenal gembala/pendetanya
Guru sekolah minggu itu hampir nggak ada fasilitas
Guru sekolah minggu itu harus selalu berkorban
Guru sekolah minggu itu harus serba bisa
Guru sekolah minggu itu harus jadi teladan
Guru sekolah minggu itu harus ikut aturan gereja dewasa
Guru sekolah minggu itu harus bisa memanfaatkan barang yang ada / barang bekas
Guru sekolah minggu itu sering merasa minder karena pelayanannya tidak dianggap
Guru sekolah minggu itu sering dimarahi kalau pelayanannya tidak beres
Guru sekolah minggu itu sering serba salah: lama dimarahi, cepet juga dimarahi
Guru sekolah minggu itu sering bingung: mengajukan anggaran banyak dipotong
Guru sekolah minggu itu sering bertanya: mengapa pelayanannya dianaktirikan
Guru sekolah minggu itu sering mengeluh: yang lain dapat apresiasi, kami tidak
Guru sekolah minggu itu dituntut maksimal meskipun kondisi minimal
Guru sekolah minggu itu sering berpikir: pelayanan kami adalah pelayanan yatim piatu, bapak rohani kami hampir tidak pernah mengunjungi kami
Tetapi sekalipun demikian, aku ingin mengajak teman teman GSM, banggalah sebagai guru sekolah minggu, sebab saat engkau menyambut anak-anak itu, engkau sedang menyambut YESUS (Matius 18:5) -

Cerita Kak Yudi: Kekuatan dalam Kesatuan

TIPS MENGAWALI CERITA YANG BAIK - INSPRASI SEKOLAH MINGGU BY REQUEST


Guru sekolah minggu banyak yang gagal dalam bercerita, karena cara mengawali ceritanya kurang menarik. Ikuti tips berikut ini untuk mengawali cerita di sekolah minggu, supaya ceritamu menarik....

SURAT TERBUKA KEPADA PEMIMPIN JEMAAT DARI GURU SEKOLAH MINGGUMU


Surat terbuka ini saya buat mewakili keluh kesah atau uneg2 para pelayan anak/guru sekolah minggu di berbagai gereja di Indonesia (yang pernah saya kunjungi, pun melalui daring), atas kurangnya perhatian pemimpin jemaat pada pelayanan anak. Catatan ini saya tulis sebagai bentuk keprihatinan saya pribadi atas kenyataan yang terjadi dalam pelayanan sekolah minggu termasuk pelayan pelayannya. Semoga menjadi bahan refleksi demi masa depan gereja....

SUDAHKAH GEREJAMU / SEKOLAH MINGGUMU RAMAH ANAK ?


SUDAHKAH GEREJAMU/SEKOLAH MINGGUMU RAMAH ANAK?
Sayangnya, meski banyak gereja atau sekolah minggu mendeklarasikan diri sebagai gereja ramah anak, namun faktanya justru tidak.
Simak Inspirasi sekolah minggu hari ini dan coba perhatikan dengan 6 indikator ini, apakah gerejamu / sekolah minggumu sudah ramah anak, kalau belum....Ayo benahi dan jadikan gerejamu/sekolah minggumu ramah anak...

Kak Yudi (pemerhati sekolah minggu)
#inspirasisekolahminggu #rajawalikecil #kakyudi #gerejaramahanak #sekolahmingguramahanak

TIPS MEMPERSIAPKAN NATAL DI MASA PANDEMI

Apakah karena pandemi perayaan natal anak anak dibatalkan??? Hmm... Jangan donggg... Natal adalah momment yang sangat ditunggu anak-anak. Lalu bagaimana dengan kondisi begini? Bagaimana mempersiapkan Natal di masa pandemi ini??? Yuk ikuti inspirasi sekolah minggu hari ini bersama Kak Yudi...LIVE di FACEBOOK Grup Inspirasi Sekolah Minggu

Followers