Home » , » Sekolah Minggu (Ibadah Anak) bukan Penitipan Anak: CAMKAN INI PARA ORTU!

Sekolah Minggu (Ibadah Anak) bukan Penitipan Anak: CAMKAN INI PARA ORTU!

Beberapa orang tua datang ke guru sekolah minggu dan bilang "Tolong titip anak saya" Lalu kemudian ketika anaknya nangis mereka komplain "Gimana sih njagain anak saya, masak guru sekolah minggu nggak bisa jagain anak saya!"

Hmmmm........
Coba kita bedakan antara penitipan anak dan sekolah minggu, buka hati dan pahami dengan pikiran jernih:


Penitipan anak memang diperuntukkan bagi orang tua yang sibuk dan ingin anaknya dijagai sepanjang orang tua sibuk dengan acaranya dan para penjaga anak ini dibayar mahal, sedangkan sekolah minggu BUKAN tempat penitipan anak, tetapi tempat anak-anak berfellowship dan beribadah kepada Tuhan dan para guru yang mengajar disana TIDAK MENERIMA BAYARAN!

Penitipan anak mungkin tidak mengajarkan bagaimana anak-anak bisa diselamatkan dari hukuman kekal, tetapi di sekolah minggu, anak-anak dibawa kepada Sang Juruselamat hidup mereka sehingga mereka selamat dari hukuman api kekal dan bahkan mendapatkan jaminan hidup yang kekal bersama Bapa di Sorga.

Di penitipan anak, Anda (para orang tua) mungkin berhak menegur bahkan mungkin membentak para penjaga anak karena Anda membayar mereka. Di sekolah minggu, anda tidak berhak sama sekali membentak atau memaki para guru sekolah minggu, karena Anda tidak membayar mereka. Anda boleh menegur kalau anda menemui hal yang tidak berkenan, tetapi tegurlah dengan KASIH.

Selama ini juga pemahaman pemimpin-pemimpin di gereja juga keliru menilai sekolah minggu sebagai "penitipan anak", terutama yang ibadah sekolah minggunya bersamaan dengan ibadah dewasa. Hal ini terbukti ketika ibadah dewasa selesai dan sekolah minggu belum selesai, mereka ngomel "Kok kelamaan ngajarnya". Bahkan ada orang tua yang tidak peduli langsung menarik anaknya keluar, padahal mereka sedang berdoa menyembah Tuhan. Lalu ketika sekolah minggunya kecepetan mereka komen "Kok kecepetan sekolah minggunya" gimana sih! Padahal yang kelamaan yang khotbah di ibadah dewasa 
tongue emoticon

Bila Anda berpikir membawa anak Anda ke sekolah minggu hanya sekedar "menitipkan mereka" agar tidak menganggu Anda selama beribadah, Anda SALAH BESAR! Harusnya Anda membawa anak-anak Anda ke sekolah minggu dengan pengertian yang benar, bahwa Anak-Anak Anda butuh Juruselamat dan mereka juga butuh diajar Firman Tuhan sesuai dengan porsi, bahasa dan cara yang memang sesuai dengan usia mereka. Alangkah baiknya jika Anda berkata pada para guru sekolah minggu: "Tolong anak saya dibawa pada Yesus dan ajari mereka tentang kebenaran Firman Tuhan" pasti para guru sekolah minggu akan lebih terbeban lagi mengajar mereka

Membiarkan anak ikut ibadah orang tua juga tidak bijak, sebab di ibadah dewasa, bahasa dan pengajaran memang diperuntukkan orang dewasa. Mereka belum memahami apa yang diajarkan. Bahkan sangat disayangkan lagi bila ternyata di ibadah dewasa ada bahasa-bahasa yang "vulgar" yang memang diperuntukkan bagi pasangan suami istri. Dan yang perlu Anda mengerti, sementara Anda mendapat siraman rohani di gereja, anak-anak Anda TIDAK MENDAPAT BERKAT APA-APA!

Jadi, saya mengajak para orang tua dan juga pemimpin gereja, mari bawa anak-anak ke sekolah minggu/ibadah anak dengan pengertian yang benar: bahwa anak butuh Juruselamat sejak kecil, bahwa anak-anak butuh mendapatkan makanan rohani yang sesuai dengan usia mereka, agar mereka selamat dan hidup dalam keberkatan.

Tuhan Yesus Memberkati

Salam
Kak Yudi


(sumber gambar: twitter.com)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. RAJAWALI KECIL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger